Pernah menemukan halaman bermuatan negatif muncul di hasil pencarian Google yang melibatkan nama institusi Anda? Jika tidak ditangani secara cepat dan tepat, kondisi ini bisa merusak reputasi digital dan memengaruhi persepsi publik secara luas.
Mengenali Halaman Negatif yang Terindeks di Google
Jangan panik apabila Anda menemukan halaman dengan konten negatif atau berbahaya muncul di hasil pencarian. Ada metode strategis yang bisa diterapkan untuk mengurangi dampak buruk dan memulihkan reputasi situs Anda.
Langkah 1: Pastikan Website Bersih dari Malware
Sebelum mengajukan permintaan penghapusan melalui Google Search Console (GSC), Anda harus memastikan bahwa website telah sepenuhnya bersih dari malware.
Tahapan Pembersihan:
- Jalankan pemindaian malware menggunakan plugin keamanan seperti Defender Pro pada platform WordPress.
- Hapus konten berbahaya dari menu Post atau Page di dashboard.
- Periksa dan hapus akun pengguna mencurigakan, khususnya yang tidak menggunakan domain resmi seperti
@telkomuniversity.ac.id
. - Bersihkan file yang terinfeksi atau ganti dengan versi sistem yang asli dan aman.
- Perbarui elemen utama seperti versi WordPress, tema, dan plugin.
- Pastikan tidak ada skrip backdoor aktif di server hosting Anda.
Jika mengalami kesulitan teknis, Anda bisa menghubungi tim Pusat Teknologi Informasi melalui https://satu.telkomuniversity.ac.id/.
Langkah 2: Ajukan Penghapusan melalui Google Search Console
Setelah membersihkan situs, saatnya mengajukan permintaan penghapusan halaman dari indeks Google.
Langkah-langkah:
- Masuk ke akun Google Search Console.
- Pilih properti website yang sesuai.
- Klik menu “Removals” di sisi kiri layar.
- Tekan tombol “New Request”.
- Pilih opsi “Temporary Remove URL”.
Penjelasan Opsi Penghapusan:
- Remove this URL only
Menyembunyikan satu halaman tertentu dari hasil pencarian Google. - Remove all URLs with this prefix
Menyembunyikan semua halaman yang berada dalam satu direktori.
Catatan: Penghapusan ini bersifat sementara (±6 bulan). Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa halaman yang terpengaruh benar-benar sudah diperbaiki dari sisi teknis.
Langkah 3: Monitoring dengan Google Dork
Pantau hasil indeksasi Google menggunakan teknik pencarian seperti site:domainanda.com
untuk memastikan halaman negatif benar-benar tidak muncul. Jika halaman sudah bersih dan memiliki nilai strategis, pertimbangkan untuk membatalkan permintaan penghapusan.
Cara Membatalkan Permintaan:
- Temukan URL terkait di menu Removals.
- Klik ikon tiga titik (⁝) di sisi kanan.
- Pilih “Cancel Request”.
Alasan Pentingnya Pembatalan:
Membatalkan penghapusan memungkinkan Google mengindeks ulang halaman yang telah diperbaiki, sehingga trafik organik, reputasi online, dan performa SEO dapat kembali pulih.
Risiko Bila Tidak Membatalkan
Kondisi | Dampak Bila Tidak Dibatalkan |
---|---|
Halaman sudah bersih | Tidak muncul di pencarian selama ±6 bulan |
Trafik organik | Berpotensi turun drastis |
Reputasi online | Tetap dianggap bermasalah |
Performa SEO | Menurun karena kehilangan indeks URL |
Tambahan: Ajukan Disavow Backlink Negatif
Selain menghapus halaman, Anda juga bisa menghapus tautan balik (backlink) yang merugikan dengan fitur Disavow Tool milik Google. Ini penting untuk menjaga kualitas profil backlink situs Anda.
Baca selengkapnya: Cara Disavow Backlink Negatif
Langkah 4: Ajukan Review Manual ke Google
Jika Google sebelumnya menandai situs Anda sebagai berbahaya atau terinfeksi malware, Anda perlu mengajukan peninjauan ulang secara manual.
Prosedur:
- Masuk ke menu “Security Issues” di Google Search Console.
- Klik “Request Review” di bagian bawah halaman.
- Tulis pernyataan bahwa situs sudah dibersihkan.
Contoh: “Kami telah menghapus seluruh konten dan file berbahaya serta melakukan pemindaian ulang terhadap situs.” - Kirim permintaan dan tunggu proses verifikasi (±2–7 hari kerja).
Kesimpulan
Kemunculan halaman negatif di hasil pencarian Google dapat merusak reputasi digital suatu institusi. Namun, dengan pendekatan yang sistematis—mulai dari pembersihan malware, pengajuan penghapusan URL, hingga peninjauan manual—masalah ini bisa diatasi secara efektif.
Melakukan update sistem secara rutin, membatasi akses pengguna, dan memantau indeksasi Google merupakan langkah preventif untuk menjaga kesehatan website. Mari kita terus menjaga citra dan visibilitas situs Telkom University di mesin pencari.